PENGERTIAN HUKUM : KBBI, Para Ahli, Macam Macam Hukum !!

PENGERTIAN HUKUM : KBBI, Para Ahli, Macam Macam Hukum !!

Pengertian hukum – Akhir-akhir ini hukum menjadi topik utama di dalam media massa, baik itu televisi, koran, dan lain sebagainya. Banyak masyarakat yang ingin sekali memiliki pendidikan di bidang hukum, di Indonesia sendiri banyak sekali Universitas-universitas yang mempunyai Fakultas Hukum sebagai salah satu dari Fakultasnya.

Pengertian hukum sampai saat ini belum ada kesepahaman antara para ahli, pengertian menurut ahli yang satu belum dapat diterima oleh para ahli yang lainnya. Karenanya hukum merupakan suatu pembahasan yang sangat menarik untuk kita ulas bersama.

Pada artikel ini kami akan mencoba menjelaskan beberapa pengertian hukum secara umum, secara bahasa, secara etimologi dan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, serta menurut para ahli.

Pengertian Hukum Secara Umum

pengertian hukum
pengertian hukum

Hukum secara umum dapat diartikan sebagai peraturan-peraturan berupa sanksi dan norma yang dibuat untuk menjaga keadilan, ketertiban, kesejahteraan, dan meminimalisir kekacauan dalam sebuah kekuasaan, hukum juga dibuat untuk mengatur tingkah laku manusia dalam berkehidupan bermasyarakat.

Hukum tersebut tidak dibuat oleh setiap individu, tetapi hukum dibuat oleh suatu lembaga atau Pemerintah yang memiliki kekuasaan dan kewenangan untuk menetapkan suatu aturan yang mengikat orang banyak dalam masyarakat luas.

Hukum juga bisa diartikan sebagai suatu sistem yang harus ada dalam pelaksanaan sebuah rangkaian kekuasaan kelembagaan yang berguna sebagai alat atas penyalahgunaan kekuasaan baik itu di bidang politik, sosial, budaya, dan lain sebagainya. Hukum sendiri bisa diartikan sebgai pelindung bagi hak-hak setiap individu termasuk Hak Asasi Manusia.

Dalam arti lain hukum ialah, sebuah aturan yang pasti ada dan tidak dapat lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Karena dalam kehidupan sehari-hari kita sudah di atur oleh hukum itu sendiri sebagai pelindung kita dari penyalahgunaan kekuasaan dan juga sebagai penegak keadilan.

Hukum juga dapat diartikan sebagai suatu peraturan yang dibuat baik secara lisan maupun tertulis yang berkaitan dengan norma-norma serta ada konsekuensi dan sanksi bagi yang melanggarnya.

Dengan adanya hukum dalam suatu negara, maka seiap individu berhak mendapatkan hak-haknya dalam kehidupan bermasyarakat.

Hukum ialah suatu peraturan yang dibuat untuk membatasi segala tingkah laku manusia agar tingkah laku manusia tersebut dapat terkontrol.

Sedangkan hukum dalam islam mempunyai arti secara harfiah yaitu “menetapkan sesuatu atas sesuatu”. Dapat disimpulkan bahwa hukum menurut islam ialah Titah Allah dan sunah Rasul yang berkaitan tentang tingkah laku dan perbuatan manusia  mukallaf atau dewasa, baik itu yang diperintahkan, yang dilarang, maupun yang diperbolehkan.

Demikian pula dengan keadaan-keadaan tertentu yang menjadi sebab, atau syarat, atau juga menjadi penghalang bagi berlakunya suatu hukum terebut.

Pengertian Hukum Secara Bahasa

pengertian hukum
pengertian hukum

Hukum diambil dan berasal dari bahasa Arab yang berbentuk tunggal, hukum dapat diartikan secara bahasa artinya “mencegah”, hukum juga berarti qadla’ yang berarti “putusan”.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa pengertian hukum secara bahasa yaitu, sebuah ketentuan-ketentuan dan peraturan-peraturan yang wajib dilaksanakan dan kemudian orang yang melanggarnya akan mendapatkan hukuman serta sanksi sesuai dengan kesalahan-kesalahan yang orang itu perbuat.

Pengertian Hukum Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

pengertian hukum
pengertian hukum

 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hukum mempunyai arti, yaitu sebuah peraturan atau adat istiadat yang mengikat dan dikukuhkan secara resmi oleh pemerintah maupun penguasa yang mempunyai sifat mengikat dan memaksa.

Berarti hukum menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu sebuah peraturan yang mengikat dan memaksa bagi siapapun orang yang telah melanggar suatu hak orang lain atau juga tidak menjalankan kewajiban yang harusnya menjadi tanggung jawabnya.

Pengertian Hukum Secara Etimologi

pengertian hukum
pengertian hukum

Etimologi adalah suatu ilmu yang mempelajari asal usul dari suatu kata dan kemudian di jabarkan dengan bahasa yang sederhana sehingga para pembaca mengerti asal usul dari sebuah kata tersebut.

Hukum secara etimologi berasal dari empat kata yaitu hukum, recht  lex,dan lus.Hukum berasal dari bahasa Arab yaitu hukmun. Bentuk jamak dari hukmun tersebut yaitu ahkam yang kemudian diadopsi menjadi kata hukum.

Recht berasal dari bahasa latin yaitu “rectum”  yang  memiliki arti bimbingan atau tuntutan, atau juga bisa diartikan sebagai pemerintahan. Berkaitan dengan rectum itu sendiri dikenal kata “rex” yang dapat diartikan sebagai orang yang pekerjaannya memberikan bimbingan atau memerintah. Kata Rectum dapat juga di kait-kaitkan dengan kata Directum yang mempunyai arti orang yang memiliki kewibawaan.

Seperti penjelasan diatas seorang yang membimbing, memerintah harus mempunyai kewibawaan agar bawahannya dalam suatu lembaga yang orang itu pimpin menghargai pemimpin tersebut.

Kewibawaan mempunyai hubungan erat dengan ketaatan, sehingga orang yang mempunyai kewibawaan akan ditaati oleh orang lain. Dengan demikian perkataan recht mengandung pengertian kewibawaan dan hukum atau recht itu ditaati orang yang secara sukarela.

Dari kata recht tersebut timbul juga istilah “gerechtigdheid”. Ini adalah bahasa belanda atau “gerechtigkeit” dalam bahasa jerman berarti keadilan, sehingga hukum juga mempunyai hubungan erat dengan keadilan. Jadi dengan demikian kata recht itu sendiri dapat diartikan sebagai hukum yang mempunyai dua unsur penting yaitu “kewibawaan dan keadilan”.

Pengertian Hukum Menurut Para Ahli

pengertian hukum
pengertian hukum

Banyak sekali para ahli hukum atau juga sarjana hukum yang telah mengemukakan pendapatnya tentang pengertian hukum. Artikel ini akan menjelaskan beberapa pengertian hukum menurut para ahli.

1. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja

Beliau adalah Guru Besar Universitas Padjajaran Bandung dan sekaligus Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, beliau berpendapat bahwa hukum ialah pengertian secara meneyeluruh yang berkaitan dengan kaidah serta semua asas yang mengatur pergaulan hidup seseorang dalam bermasyarakat dan memiliki tujuan untuk memelihara ketertiban serta meliputi berbagai lembaga dan juga proses guna mewujudkan berlakunya kaidah sebagai suatu kenyataan dalam masyarakat.

2. Drs. E. Utrecht, S.H

Sedangkan menurut Mantan Dosen Hukum Universitas Hasannudin , ia berpendapat bahwa hukum itu ialah kumpulan-kumpulan peraturan yang didalamnya berisi tentang perintah-perintah serta larangan-larangan yang mengatur tata tertib kehidupan manusia dalam bermasyarakat dan harus ditaati oleh setiap individu itu sendiri, karena pelanggaran-pelanggaran yang terjadi terhadap pedoman hidup itu bisa menimbulkan tindakan dari pihak pemerintah suatu negara atau lembaga sebagai hukuman atas pelanggaran yang diperbuat.

3. Prof Achmad Ali

Beliau adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasannudin (Unhas) , ia berpendapat hukum yaitu seperangkat atu golongan-golongan asas hukum, aturan-aturan hukum, norma-norma hukum yang mengatur dan menetapkan perbuatan-perbuatan yang dilarang dan yang disetujui, serta diakui oleh negara tetapi belum tentu dibuat oleh negara yang berlaku dalam realitasnya karena ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain faktor internal yaitu psikologi dari diri pribadi dan faktor eksternal yaitu politik, budaya, sosial, dan ekonomi dari pihak luar yang apabila dilanggar akan mendapatkan sanksi.

4. Dr. Soejono Dirdjosisworo, S.H.

Beliau  menyebutkan beberapa aneka arti hukum diantaranya, Hukum dalam arti ketentuan penguasa “undang-undang, keputusan hakim dan sebagainya”, Hukum dalam arti petugas-petugasnya “penegak hukum”, Hukum dalam arti sikap tindak, Hukum dalam arti sistem kaidah, Hukum dalam arti jalinan nilai “tujuan hukum”, Hukum dalam arti tata hukum, Hukum dalam arti ilmu hukum, Hukum dalam arti disiplin hukum.

Macam Macam Hukum

pengertian hukum
pengertian hukum

1. Hukum Pidana

Hukum Pidana merupakan keseluruhan atau segala sesuatu yang mencakup dari peraturan-peraturan yang menentukan perbuatan-perbuatan yang seperti apa yang dilarang dan termasuk ke dalam tindak pidana, serta menentukan hukuman-hukuman seperti apa yang dapat dijatuhkan terhadap yang melakukan pelanggaran tersebut.

Hukum pidana dibuat untuk melindungi hak-hak setiap individu masyrakat di Indonesia. Banyak sumber-sumber hukum pidana yang menjadi landasan hukum pidana bagi siapa saja yang melanggar.

Walaupun sudah banyak sumber-sumber hukum yang dibuat untuk melindungi hak-hak warga negara Indonesia, tetapi tetap saja masih banyak pelanggaran-pelanggaran yang terjadi terkait dengan hukum pidana.

Beberapa contoh hukum pidana seperti kasus pencurian, penyelewangan pajak, penyelewengan kekuasaan, dan kasus korupsi yang dari dahulu kala masih eksis dalam tindak kasus pidana di Indonesia, serta masih banyak kasus-kasus pelanggaran hukum pidana yang terjadi di Indonesia.

Semua tindak kejahatan dan pelanggaran yang berkaitan dengan hukum pidana tersebut sudah diatur dalam Undang-undang yang telah dibuat oleh Pemerintah dan sudah diatur juga jenis hukuman seperti apa yang pantas untuk diberikan kepada pelanggar agar pelanggar tersebut jera terhadap kesalahan yang ia perbuat.

2. Hukum Perdata

Hukum perdata adalah semua ketentuan yang mengatur berjalannya hak dan kepentingan antar individu satu dengan individu lain dalam kehidupan bermasyarakat. Jadi menurut pengertian diatas hukum perdata itu ialah hukum yang ada karena perjanjian atau kesepakatan antara dua orang atau lebih.

Hukum tersebut muncul apabila salah satu dari pihak telah melanggar kesepakatan yang telah mereka sepakati.

Sama halnya dengan hukum pidana, hukum perdata juga memiliki sumber-sumber hukum perdata yang tercantum pada Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Semua yang berkaitan dengan hukum perdata telah diatur sedemikian rupa dalam KUH Perdata.

Dalam KUH Perdata dibagi menjadi 4 buku yaitu :

  1. Buku I, yang mengatur tentang diri seseorang dan hukum keluarga
  2. Buku II, yang mengatur tentang kebendaan dan hukum waris
  3. Buku III, yang mengatur tentang hukum yang memuat hukum kekayaan mengenai hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang berlaku terhadap orang-orang atau pihak-pihak tertentu.
  4. Buku IV, yang mengatur tentang hukum yang memuat ketentuan-ketentuan alat bukti dan akibat dari lewatnya waktu terhadap hubungan-hubungan hukum.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara hukum pidana dan hukum perdata terletak pada orang yang terlibat. Kalau hukum pidana berkaitan dengan pelanggaran yang berkaitan dengan orang banyak atau kepentingan umum, sedangkan hukum perdata ialah hukum yang berkaitan dengan pelanggaran beberapa orang saja dan bersifat privat.

Maka dari itu kita sebagai warga negara yang Indonesia yang baik, kita harus tahu pengertian hukum itu sendiri agar kita dapat menjaga hak-hak orang lain dan menjalankan kewajiban-kewajiban yang harus kita jalani.

Semua itu sebagai wujud kepedulian kita kepada Negara Indonesia, karena kalau bukan kita yang menjaga ketentraman Negara ini mau siapa lagi. Dan jangan jadikan hukum di negara ini yang hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Artinya, jangan sampai hukum kita hanya bertindak tegas terhadap masyarakat-masyarakat kecil. Sedangkan kepada para pejabat-pejabat hukum tersebut lemah.

Kita semua wajib menjaga ketentraman Negeri tercinta kita demi kemajuan bersama dan untuk anak cucu kita nanti.

Pengertian Hukum

 

 

Tinggalkan komentar