IMAN : Pengertian, Rukun, Hikmah dan Manfaat, Tingkatan-Tingkatan !!

IMAN : Pengertian, Rukun, Hikmah dan Manfaat, Tingkatan-Tingkatan !!

Pengertian Iman – Iman adalah percayaIman merupakan sesuatu yang berkaitan dengan batin manusia, karena adanya iman seseorang akan menjalankan segala perintah yang di perintahkan Tuhakn kepada dirinya.

Seseorang dapat dikatakan memiliki iman yang sempurna apabila orang tersebut dapat memenuhi tiga kriteria iman, yaitu  membenarkan dari hati, diucapkan dari lisan, dan mengamalkannya dalam perbuatan dan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari.

Tanpa adanya keimanan dalam seseorang maka orang tersebut akan terjerumus dalam kehidupan yang sesat dan tujuan hidupnyapun tidak akan terarah.

Berbeda dengan orang yang dihatinya memiliki iman, dia akan senantiasa takut melakukan kemaksiatan karen dihatinya mengakui keberadaan Tuhan yang selalu mengawasi segala tingkah lakunya sehari-hari.

Iman merupakan salah satu pondasi dari keyakinan kita kepada Allah SWT. Akan tetapi, masih saja banyak orang yang belum dapat memahami pengertian dari iman itu sendiri.

Banyak orang yang mudah mengucapkan iman, namun belum bisa mengartikan makna dan arti iman yang sebenarnya. Bukan sesuatu yang aneh apabila banyak orang yang mengartikan iman sesuai dengan pengertiannya sendiri, bahkan kadang-kadang dapat keliru dan bertentangan dengan maksud serta tujuan iman yang sebenarnya.

Beriman kepada Allah merupakan suatu kebutuhan yang sangat mendasar bagi hidup seseorang. Allah telah memerintahkan manusia agar beriman kepada-Nya, sebagaimana firman Allah swt dalam Al-Quran (Q.S. An Nisa : 136).

Didalam ayat tersebut Allah telah memerintahkan kepada makhluk-Nya agar senantiasa beriman kepada Allah, Malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-Nya, dan hari akhir. Apabila ada makhluk yang ingkar maka orang tersebut telah tersesat sangat jauh.

Berikut akan dijelaskan beberapa pengertian tentang iman.

Pengertian Iman Secara Umum

pengertian iman
pengertian iman

Secara dasar iman berarti mempunyai keyakinan dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

Pengertian iman secara umum dapat diartikan sebagai sikap percaya dalam dimensi yang lebih mendalam, iman tidak cukup hanya sampai sikap batin yang mempercayai tentang sesuatu hal belaka, tetapi iman menuntut perwujudan lahiriah atau eksternalisasinya dalam tindakan-tindakan dalam kehidupan sehari-hari

Atau dapat diartikan juga iman sebagai pembenaran atas adanya Allah dan RasulNya tanpa keraguan dan menyerahkan segalanya di jalan Allah dengan harta dan jiwanya.

Dalam pengertian lain iman berarti mempercayai dan meyakini adanya kekuasaan Allah SWT dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya orang yang beriman pasti dia menjadi orang yang pandai bersyukur.

Pengertian Iman Secara Bahasa dan Istilah

pengertian iman
pengertian iman

Secara bahasa yaitu berasal dari bahasa Arab tashdiq yang artinya membenarkan. Berarti iman secarabahasa membenarkan adanya kekuasaan Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa.

Sedangkan iman secara istilah syar’i yaitu Keyakinan yang ada dalam hati, Perkataan yang diucapkan di lisan, dan amalan yang dilakukan dengan anggota badan, sehingga bertambah rasa cinta kepada Allah SWT dengan melakukan ketaatan dan berkurang dengan maksiat.

Para ulama salaf menjadikan amal termasuk kedalam unsur keimanan. Maka dari itu iman bisa saja bertambah atau bisa juga berkurang, sebagaimana amal juga bertambah dan berkurang. Ini merupakan definisi yang dijelaskan menurut Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Imam Malik, Al Auza’i, Ishaq bin Rahawaih, madzhab Zhahiriyah dan segenap ulama selainnya.

Ulama salaf ialah para ulama yang hidup pada 3 zaman awal generasi islam, yaitu generasi pertama generasi Rasulullah SAW dan para sahabat, generasi kedua yaitu generasi para Tabi’in dan genarasi ketiga yaitu generasi Tabi’ut Tabi’in.

Kata iman berasal dari bahasa Arab (الإيمان ) yang berarti yakin atau percaya. Sedangkan secara etimologis iman (إيمان) diambil dari kata kerja ‘aamana’ (أمن) dan ‘yukminu’ (يؤمن) yang artinya ‘percaya’ atau ‘membenarkan’.

Kemudian secara harfiah iman diartikan sebagai rasa aman (al-amanah yaitu kesejahteraan atau kesentosaan) dan kepercayaan (al-amanah yaitu keadaan yang dapat dipercaya atau diandalkan).

Pengertian Iman Menurut Para Ahli

pengertian iman
pengertian iman

1. Ahlus Sunnah wal Jama’ah

Ahlus Sunnah wak Jama’ah alah golongan-golongan orang yang megikuti apa yang pernah ditempuh oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

Ahlus Sunnah wal Jama’ah menyatakan bahwa iman mencakup tiga hal yaitu:

  • Berikrar dengan hati.
  • Pengucapan dengan lisan.
  • Pengamalan dengan anggota badan.

2. Ali bin Abi Thalib

Menurut Ali bin Abi Talib Khalifah ke-4 umat muslim didunia bmengatakan iman adalah ucapan dengan lidah dan kepercayaan yang benar dengan hati dan perbuatan dengan anggota.

3. Aisyah r.a.

Sedangkan menurut istri Nabi Muhammad SAW yang mendapat gelar ibunya para orang-orang mukmin Aisyah r.a., beliau mengatakan bahwa Iman kepada Allah itu mengakui dengan lisan dan membenarkan dengan hati dan mengerjakan dengan anggota.

4. Imam al-Ghazali

Menurut pendapat Imam al-Ghazali iman merupakan suatu Pengakuan dengan lidah (lisan) dan membenarkan pengakuan itu dengan hati serta mengamalkannya dengan rukun-rukun (anggota-anggota).

Karakteristik Iman

pengertian iman
pengertian iman

Adapun karakteristik iman sebagai berikut.

1. Mereka akan menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih mereka cintai dibandingkan anak,isteri,harta benda dan segalanya.

2. Orang yang beriman tidak akan meminta izin untuk tidak ikut berjihad.

Orang-orang yang beriman kepada Allah, tidak akan meminta izin untuk tidak ikut berjihad dengan harta dan diri mereka.

Jadi dalam hal ini orang yang beriman pasti siap untuk berjihad dan kapan saja saat dibutuhkan demi membela agama islam.

3. Mereka selalu mendengar dan taat apabila Allah dan rasul-Nya memerintahkan mereka untuk melaksanakan suatu perbuatan.

4. Mereka menjadikan Allah sebagai hakim dalam setiap persoalan atau permasalahannya.

5. Mereka memiliki iman yg kuat, tidak dicampuri dengan keragu-raguan sedikitpun serta keimanannya tersebut dibuktikan dengan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya.

6. Mereka senantiasa taat kepada Allah,rasul-Nya, dan ulil amri serta mengembalikan seluruh persoalan yg mereka perselisihkan kepada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW

7. Apabila telah dibacakan ayat-ayat Allah kepada mereka maka hati mereka akan bergetar, imannya akan bertambah, dan akan tetap menjalankan shalat serta berzakat.

8. Cinta kepada Allah akan membuat seseorang selalu bersifat lemah lembut kepada manusia sesama muslim, tapi akan menjadi tegas saat menghadapi orang kafir.

Contoh yang telah ada yaitu sahabat Umar bin Khattab Al-Faruq, dia adalah pelindung bagi orang-orang muslim dan sangatlah lemah lembut pada sesama muslim. Walaupun sebelumnya beliau adalah orang yang ingin membunuh Nabi Muhammad SAW.

9. Selalu tunduk, taat dan patuh atas segala perintah Allah yang telah da di Al-Qur’an maupun yang telah disampaikan oleh Rasul-Nya. Mereka tidak memiliki pilihan lain selain hanya taat dan selalu tunduk.

Rukun Iman

pengertian iman
pengertian iman

Didalam agama islam kita mengenal 6 rukun iman yang telah disebutkan Allah dalam firman-Nya pada Q.S An-Nisa ayat 136 yaitu diantaranya :

1. Iman Kepada Allah

Beriman kepada Allah berarti harus meyakini bahwa adanya Allah sebagai Zat yang menciptakan segala sesuatu yang di alam semesta. Dan semua yang terjadi di alam semesta merupakan kehendak Allah SWT dan bagi-Nya itu adalah hal yang mudah.

2. Iman Kepada Malaikat-Nya

Allah SWT menciptakan malaikat dari nur (cahaya) yang selalu berzikir kepada Allah SWT. Malaikat juga tidak memiliki hawa nafsu seperti manusia, maka dari itu malaikat merupakan ciptaan Allah SWT yang sangat luar biasa.

Malaikat diciptakan jua untuk membantu tugas-tugas Allah.

3. Iman Kepada Kitab-Kitab-Nya

Allah juga telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada Rasul pilihan-Nya, kita harus beriman dengan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

4. Iman Kepada Rasul-Rasul-Nya

Rasul sebagai pengingat yang di utus Allah untuk umat manusia harus kita imani dan kita percayai keberadaannya sebagai wujud keimanan kita.

5. Iman Kepada Hari Akhir

Kita harus mempercayai adanya hari akhir, karena hari akhir tersebut cepat atau lambat akan terjadi pada dunia ini. Akhir-akhir ini sudah banyak tanda-tanda hari akhir yang sudah terjadi.

6. Iman Kepada Qadha’ dan Qadar

Kita harus percaya dengan takdir yang telah Allah tentukan untuk kita. Kita juga harus percaya semua yang telah Allah gariskan untuk kehidupan kita memiliki hikmah dibalik semuanya.

Tingkatan-tingkatan Iman Menurut Islam

pengertian iman
pengertian iman

Iman menurut islam memiliki tingkatan-tingkatan. Tingkatan yang paling tinggi yaitu tngkatan iman yang dimiliki Nabi dan Rosul.

Para Ulama telah membagi hakikat dari iman menjadi  5 tingkatan, yaitu :

1. Iman Al Wasithu

Yaitu suatu suatu tingkatan iman dimana tingkatan iman ini tidak akan  pernah berkurang dan tidak pula bertambah. Tingkatan iman ni dimiliki oleh para malaikat yang senantiasa bezikir kepada Allah SWT.

2. Iman Al Ma’sum

Yaitu iman yang ada pada diri para Nabi dan Rosul Allah SWT. Dimana tingkatan iman ini tidak akan pernah berkurang dan akan terus bertambah seiring wahyu datang kepadanya.

3. Iman Al Makbul

Yaitu iman yang dimiliki oleh kaum muslim dimana iman pada tingkatan ini akan selalu bertambah apabila mengerjakan amal kebaikan dan akan berkurang apabila melakukan maksiat.

4. Iman Al Maukuf

Yaitu iman yang dimiliki oleh ahli bid’ah, yaitu iman yang ditangguhkan (ditentukan) dimana jika berhenti melakukan bid’ah maka iman akan diterima, diantaranya kaum rafidhoh (kaum yang menyimpang), atau dukun, sihir, dan yang sejenisnya.

5. Iman Al Mardud

Yaitu iman yang ditolak, dimana iman ini yang dimiliki oleh orang-orang musyrik, murtad , munafik dan kafir serta sejenisnya.

Hikmah Atau Manfaat

pengertian iman
pengertian iman

1. Meningkatkan Keyakinan

Hikmah yang paling utama ialah menambah keyakinan dan kesadarannya bahwa Allah SWT lah yang telah menciptakan segala sesuatu, termasuk hidup kita. Maka dari itu, wajib hukumnya seorang mukmin bersyukur dan semakin yakin atas kekuasaan Allah SWT.

2. Meningkatkan Ketaatan

Pengertian Iman juga berkaitan dengan peningkatan ketaatan. Acuan dan pedoman untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-larangan yang sudah menjadi ketentuan Allah, sehingga hati orang yang beriman selalu ingat dan bisa dekat dengan Sang Pencipta.

3. Keselamatan Hidup Dunia Akherat

Bagi orang-orang yang beriman dijamin keselamatan hidupnya di dunia maupun di akhirat sebagaiman yang telah dijanjikan oleh Allah dan tertulis dalam Al-Quran Surat Al-Mukmin.

4. Ketenteraman Hati dan Kebahagiaan Hidup

Manusia yang beriman kepada Allah SWT akan membuat hatinya menjadi tenteram. Hidup yang dijalaninya pun akan menjadi lebih bahagia dan permasalahan yang sedang ia dihadapi menjadi lebih mudah diselesaikan.

Itu semua karena bimbingan dari Allah SWT tanpa arahan dari Dia kita sebagai manusia tidak akan mudah menjalani hidup dan pasti akan cepat menyerah.

Demikian beberapa penjelasan kami mengenai iman. Semoga apa yang telah disampaikan pada artikel ini dapat meningkatkan keimanan kita. Dan kita semakin cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

 

Pengertian Iman

Tinggalkan komentar